SELAMAT DATANG

Selamat datang di Blog Darah Daud 303. Semoga Anda menikmati apa yang ada di blog ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amen.

Cari Blog ini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blog DARAH DAUD 303 Memiliki aktivitas antara lain: penelitian, penulisan & konseling

Sabtu, 09 Oktober 2021

TUMPANGAN TANGAN PAK XANANA MASIH BERTUAH JIKA PAK XANANA MERENDAHKAN DIRI DI HADAPAN ALLAH

Artikel ini sudah ditayangkan di laman face book saya. Bisa diklik di sini: https://www.facebook.com/antoninho.rego.1/posts/578966319974485.

Kemarin, 8 Oktober 2021, saya mendapat kunjungan 5 orang tamu. Anda bisa melihatnya melalui foto-foto terlampir.

Yang pertama berkunjung adalah dua teman dosen di Unpaz. Keduanya dari Fakultas CSH (Ciensia Sosial Humaniora). Kami bertiga membahas Kejuaraan Catur Unpaz, karena kami sama-sama duduk dalam kepengurusan UCC (Unpaz Chess Club). Salah satu isu yang sempat dibahas adalah nominal hadiah sebesar $1,555 (Seribu lima ratus lima puluh lima dolar Amerika).

Kenapa harus $1,555? Ada sejumlah alasan di balik angka ini (1555). Salah satunya ada hubungannya dengan pertanyaan: "Apakah tumpangan tangan Pak Xanana masih memiliki tuah?"

Jika jawabannya YA, maka capres siapapun yang didukung Pak Xanana di Pilpres 2022, akan muncul sebagai pemenang. Tapi jika jawabannya TIDAK, maka tumpangan tangan Pak Xanana tidak akan lagi memiliki tuah, karena Pak Xanana telah menolak angka 66 (menolak menandatangani Perjanjian Yosua, pada 12 Mei 2018).

Setelah kedua teman dosen meninggalkan ruangan Ceepaz, saya dikunjungi 3 teman Renetil. Bisa dilihat dalam foto terlampir.

Kami berempat membicarakan sejumlah isu. Salah satunya mengenai KADORAS (pipeline). Secara iseng, saya menanyakan, "Kira-kira program unggulan apa yang akan dijual Pak Xanana dan CNRT di Pemilu mendatang?"

Ketiga temanku secara serentak menjawab: "Dada KADORAS mai Timor Leste". Kata mereka bertiga, KADORAS adalah "jualan utama Pak Xanana dan CNRT di Pemilu mendatang".

Pertanyaannya adalah: "Jika demikian, apakah ALLAH telah mencabut kembali KeputusanNya pada 12 Mei 2018, ketika Pak Xanana menolak menandatangani "Perjanjian Yosua?"

Padahal, berdasarkan pengetahuan saya, tapi bukan berdasarkan opini saya, pada 12 Mei 2018, begitu Pak Xanana menolak menandatangani "Perjanjian Yosua", maka segala "berkat ALLAH" untuk Pak Xanana, telah dicabut ALLAH.

"Jika ALLAH tidak kembalikan berkatNya, apakah tumpangan tangan Pak Xanana masih memiliki tuah, sehingga capres yang dipromotori Pak Xanana bisa memenangkan Pilpres 2022?"

"Tanpa berkat ALLAH, apakah Pak Xanana dan CNRT bisa menarik KADORAS ke Timor Leste?"

TIGA KALI PAK XANANA SUKSES MENUMPANGKAN TANGANNYA

1. Di tahun 2007, atas tumpangan tangan Pak Xanana, Capres Ramos Horta sukses memenangkan Pilpres.

2. Di tahun 2012, atas tumpangan tangan Pak Xanana, Capres Taur Matan Ruak sukses memenangkan Pilpres.

3. Di tahun 2017, atas tumpangan tangan Pak Xanana, Capres Lu-Olo sukses memenangkan Pilpres.

"Berdasarkan data dan fakta di atas, pertanyaannya adalah, bagaimanakah hasil tumpangan tangan Pak Xanana di Pilpres 2022, setelah pada 12 Mei 2018, ALLAH memutuskan mencabut berkatNya dari Pak Xanana gara-gara Pak Xanana menolak menandatangani Perjanjian Yosua?"

Kita tunggu saja, apa yang akan terjadi.

Tidak ada komentar: